
Visi Tarbiyah; Mengislamkan Orang Islam
Misi Tarbiyah; Perubahan
Metodologi ;Melihat Negara Dalam Kacamata Tarbiah
" Visi membuat kita lebih bersemangat dengan sumbangan khas yang kita laksanakan"
~Stephen R.Covey~
Setiap langkah besar memerlukan visi yang besar dan juga misi yang besar untuk menterjemahkannya. Orang-orang yang hidup dengan kejelasan visi dan misi akan konsisten untuk mewujudkan obesesi serta mimpi agar menjadi kenyataan. Begitu juga halaqah, tempat berkumpulnya hati-hati yang baik, di tempat yang baik, dengan tujuan yang baik, melangkah dengan cara yang baik, untuk mendapat keredhaan Allah yang Maha Baik.
Kerana itu seorang pahlawan islam terkemuka Khalid al Walid pernah berkata:
"Andaikata kalian bersembunyi di lohong langit, nescaya kuda-kuda kami akan memanjat langit untuk membunuh kalian,Andaikata kalian berada di perut bumi, nescaya kami akan menyelami bumi untuk membunuh kalian."
Tarbiyah adalah kerja yang besar. Projek raksasa. Sistem integral yang dasyat. Kerana pencapaian-pencapaian besar dalam sejarah hanya dapat diselesaikan oleh orang-orang yang memiliki naluri kepahlawanan,kata Anis Matta.
Oleh itu di saat kita mencetak pejuang agama Allah,ianya bukan untuk diri kita semata, melainkan bagaimana kita yakin bahawa agar dakwah itu terus-terusan berjalan, sambung menyambung menjadi satu sehingga di akhirat nanti kita bertemu. Kerana itulah perjuangan seringkali dirintis oleh orang alim, diperjuangkan oleh orang yang ikhlas, dimenangi oleh orang pemberani, dan akhirnya dinikmati oleh para pengecut.

foto ihsan: Irisan tiga bidang platform kebijakan pembangunan PKSejahtera.
Adakah Allah perlu kepada pertolongan? Bukan.Tetapi kitalah yang perlu pertolongan Allah.Caranya? tegakkan agama Allah di hati agar tegak pula di bumi.
" Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong agama Allah, maka Allah akan menolong kamu dan mengukuhkan kedudukanmu" (Surah Muhammad : 47)
Pernah seorang sahabat amat ingin menjadi pendamping Nabi di syurga sehingga dia selalu mendampingi Nabi hingga membawakan 'qirbah' (tempat air untuk Nabi berwudhu). Pada suatu hari Nabi bertanya , " Apa yang kamu mahukan di akhirat?" sahabat tersebut menjawab, " saya ingin mendampingimu ya Rasulullah di syurga". Maka Rasulullah memberi solusi,"Tolonglah dirimu dengan memperbanyakkan sujud"
Begitulah cara Nabi mengajari. Perbanyakkanlah sujud. Isilah kehidupan dengan dengan urusan-urusan kecil berpahala besar, ringan dalam ucapan, berat pada timbangan. Awal sesuatu dengan basmalah, mengubah cara pandang dari sisi negatif kepada positif (husn zhon), mengubah dengki menjadi redha. Ini semua memerlukan tingkat mujahadah(usaha melawan nafsu) yang berterusan bermula dari peringkat pemahaman, pengalaman,jihad agar ianya menjadi akhlak kita yang berterusan, serta memanifestasikan dengan berukhuwwah dengan benar dan penuh kepercayaan kepada Allah.Sehingga syurga.

foto ihsan: nisbah kehidupan dunia & akhirat nur fisabilillah.blogspot
Begitulah tarbiyah, mengubah jalan hidup seseorang. Mengubah Umar yang keras menjadi penangis saat ayat Allah kedengaran, mengubah Khalid pemimpin pasukan kafir kepada panglima monumental, mengubah Bilal yang hamba menjadi menjadi pemimpin kita, mengubah Abu Bakar yang lembut kepada seorang yang tegar menentang kemurtadan.
Tarbiyah telah mengubah segalanya dari biasa kepada luar biasa. Kerananya sahabat-sahabat..kerana Allah..jadilah penolong agama Allah..
" dakwah akan terus berjalan, dengan atau tanpa kita. Kalau tidak bersamamu dakwah akan bersama yang lain. Kalau tidak bersama dakwah, kamu mahu bersama siapa? :) "

(Hai orang-orang yang beriman, Barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, Maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha mengetahui)
rujukan: New Quantum Tarbiah; Solikhin Abu Izzuddin
Who Needs an Islamic State; Dr Abdelwahab El-Affendi
p/s: sindrom sehari sebelum peperiksaan.Time tu jugalah nak membaca perkara lain & update blog. Rasanya Ilyani perlu berpuasa :)
2 comments:
kerana ALLAH,berdakwahlah:):) nice entry by the way.
mcm kenal je sape yang komen ni :)
Post a Comment